
Dalam acara interview via Google+ video chat room in, Presiden AS Barrack Obama berbicara tentang suka duka tentang profesinya sebagai orang nomor 1 dari sebuah negara adidaya. “Menjadi seorang Presiden adalah sebuah tugas yang sangat berat. Profesi Ini memang sebuah pekerjaan terhebat di dunia dan saya merasa sangat bangga untuk melayani Anda semua, tapi kadang-kadang memang tekanan yang ada agak membuat Anda sedikit gila. Salah satu hal yang saya harapkan setelah saya selesai menjabat posisi yang sangat terhormat ini adalah berjalan-jalan di Sabtu pagi, tanpa perlu repot bercukur dan mampir ke Starbucks terdekat, tanpa perlu mengkhawatirkan apapun.”
Membicarakan harapan tentang kegiatan apa yang dilakukan bila sesorang tidak lagi menjabat posisi Presiden umumnya dianggap sebagai sebuah hal yang tabu di dunia politik AS, tapi Presiden Obama tampaknya tak peduli tentang hal tersebut dan tetap menampakkan sisi manusiawinya. Salah satu penanya sempat meminta dirinya untuk menari dan menyanyi, namun sayang ditolak oleh Presiden Obama. Salah satu peniru Obama juga menanyakan dampak dari sketsa komedi tentang pemilu di AS.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Presiden Obama mengatakan: “Saya tidak tahu apakah hal-hal semacam itu akan berdampak pada hasil pemilu, tapi saya yakin bahwa negara ini akan menjadi jauh lebih kuat ketika Anda bisa membuat lelucon tentang Presiden atau siapapun, dan lelucon itu membuat semua orang tertawa. Hal tersebut mengingatkan bahwa saya bekerja untuk Anda smeua.”
Mayoritas pertanyaan yang diajukan pada Presiden Obama lewat koneksi video secara langsung serta video yang telah diupload ke YouTube adalah masalah ekonomi. Presiden Obama pun menjawabnya sambil memberikan beberapa fakta pertumbuhan ekonomi yang telah berhasil diraih selama kepemimpinannya, serta beberapa fakta lain tentang kebijakannya untuk mendukung program pemulihan ekonomi yang direncanakannya pada periode kepresidenan mendatang, bila dia mampu memenangkannya.
Pertanyaan-pertanyaan yang muncul di sesi wawancara tersebut merupakan pertanyaan-pertanyaan terbaik yang telah diseleksi oleh anggota tim dari Google. Google bersikeras untuk membebaskan Gedung Putih dari campur tangan apapun dalam pemilihan partisipan.
Presiden Obama juga merencanakan ajang serupa yaitu Facebook town hall di markas besar raksasa social network tersebut di Palo Alto pada akhir Maret atau awal April 2012, serta YouTube town hall yang bertempat di Gedung Putih pada bulan Februari 2012. Apakah Presiden RI tertarik untuk mengadakan ajang serupa? ;