$0A

Kebijakan Privasi Baru Google Berbuah Tuntutan Baru


Kebijakan Privasi Baru Google Berbuah Tuntutan Baru
Banyak pihak tampaknya sedang mengincar Google sehubungan dengan keputusan mereka untuk menerapkan kebijakan terbaru perihal privasi para penggunanya. Para pembuat undang-undang sedang menyelidiki bagaimanakah mereka menggunakan data-data pribadi yang mereka satukan tersebut dan para penegak hukum juga menyelidiki apakah Google cenderung memprioritaskan layanan mereka sendiri dalam menghadirkan hasil pencarian. Dan kini hadir kelompok baru yang menuntut Google untuk menghalangi niat mereka menjalankan perubahan kebijakan privasi mereka yang terbaru.

Electronic Privacy Information Center (EPIC) telah mengajukan sebuah tuntutan hukum di pengadilan distrik New York DC yang menuduh perubahan kebijakan privasi Google yang akan datang (yang dijadwalkan pada tanggal 1 Maret 2012) akan ‘mencederai’ EPIC serta masyarakat umum. EPIC mengklaim bahwa perubahan tersebut telah melanggar kesepakatan antara Google dengan FTC pada bulan Maret tahun lalu yang melarang perubahan kebijakan privasi apapun tanpa persetujuan dari pengguna. EPIC meminta pengadilan untuk memberikan penahanan sementara serta perintah paksa untuk FTC agar menekan Google dalam menjalankan kesepakatan mereka.

EPIC meyakini bahwa dengan menyatukan seluruh data dari berbagai platform Google mulai dari search engine, Google+, Gmail serta fasilitas layanan lainnya hanya akan mendatangkan keuntungan besar pada pihak pengiklan saja dan Google telah salah mengartikan keunggulan tersebut dalam kampanye notifikasi terbaru mereka. Data yang tergabung tersebut jelas akan meningkatkan kemungkinan untuk periklanan yang lebih akurat dan terarah. Google sendiri hanya memberikan tanggapan standar mereka yaitu “Melindungi privasi tiap orang adalah sesuatu yang menjadi pusat perhatian kami setiap hari dan kami sangat menyambut berbagai diskusi tentang pendekatan kami.”